Kita Bukan Pusat Segalanya

By. serafianelies - 07 Jan 2026

Bagikan:
img

Kita sering lupa atau mungkin tidak pernah benar-benar menyadarinya, bahwa dunia ini tidak berputar hanya pada satu orang. Dalam kesibukan mengejar target, membuktikan diri, dan memenuhi ekspektasi, kita kerap menempatkan diri seolah menjadi pusat dari segala hal.

 

Padahal, hidup tidak pernah bekerja dengan cara itu.

 

Kita bukan pusat segalanya.
Bukan satu-satunya yang berjuang.
Bukan satu-satunya yang bekerja keras.
Dan bukan satu-satunya yang merasa lelah.

 

Di sekitar kita, selalu ada banyak peran yang berjalan bersamaan. Ada mereka yang berada di garis depan—memimpin, mengambil keputusan, dan terlihat oleh banyak mata. Ada pula mereka yang memilih bekerja dalam diam untuk menopang,  memastikan proses tetap berjalan, dan menjaga agar semuanya tetap utuh.

 

Tidak semua peran terlihat, tetapi setiap peran memiliki arti.

 

Sering kali, kita terjebak membandingkan posisi. Siapa yang lebih menonjol, siapa yang lebih didengar, siapa yang lebih dianggap penting. Padahal, hidup tidak pernah meminta kita untuk berlomba soal siapa yang paling utama. Hidup justru mengajarkan kita untuk memahami bahwa peran yang berbeda bukanlah ukuran nilai, melainkan bentuk kontribusi.

Di situlah keseimbangan hidup bekerja. Keseimbangan tercipta bukan ketika semua orang ingin menjadi yang terdepan, melainkan ketika setiap orang mau menjalani perannya dengan kesadaran dan tanggung jawab. Ketika kita belajar menghargai peran orang lain, tanpa merasa terancam atau harus merasa lebih tinggi. Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri. Ia adalah keberanian untuk tahu bahwa kita bernilai, tanpa harus meniadakan nilai orang lain.

 

Saat kita berhenti menjadikan diri sebagai pusat segalanya, kita mulai melihat hidup dengan lebih jernih. Kita belajar mendengarkan, memahami, dan bekerja bersama. Kita memberi ruang bagi orang lain untuk bertumbuh, sebagaimana kita juga diberi ruang untuk berkembang.

 

Karena pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling penting. Melainkan tentang keseimbangan yang tercipta ketika setiap peran dijalani dengan tulus. #Usanelies