WORK HARD OR WORK SMART

By. serafianelies - 09 Mar 2025

Bagikan:
img

Apakah saya setuju latihan harus berat? 
Jawaban saya , Tergantung. ada banyak hal yang menjadi faktor pelatih menentukan berat atau ringan sebuah program latihan. 

 

Apakah Latihan harus dilakukan secara "semi militer" agar mental terbentuk? 
Jawaban saya tidak selalu. tapi bisa dilakukan di waktu-waktu atau dengan karakter anak yang mungkin butuh latihan seperti ini. 

 

Jadi bagaimana dong? Yuk sini kita bahas. 

 

Setiap anak memiliki karakter berbeda dan cenderung unik. ada yang perlu dilatih "semi militer" atau keras. ada pula anak yang ketika dilatih kita perlu sangat hati-hati dalam menyampaikan sesuatu karena Anak cenderung sensitif dan perasa. 

 

Ketika berlatih bersama saya, maka anak didik saya dan utamanya saya sebagai coach PERLU memperhatikan 3 hal ini. 

 

1. Happy dan Keinginan anak. 


Mengapa ini menjadi penting? Karena memulai latihan juga perlu keinginan dari si anak sendiri. Apakah si anak senang? ataukah si anak sakit? apakah si anak nyaman? 

 

Pertanyaan saya ketika bertemu anak didik saya diawal " Are you Oke?", "are you happy", dan "apakah ada yang sakit?". Dengan menanyakan hal-hal diatas saya sebagai Coach mulai memetakan kondisi anak didik saya. mulai menganalisa dan berhitung secara cepat apakah program saya hari itu dapat saya naikkan intensitasnya atau malah perlu penyesuaian tertentu. 

 

Hal ini menjadi penting karena jika anak datang ke tempat latihan namun dalam kondisi yang kurang baik atau tidak senang. maka percayalah seluruh sesi latihan akan terasa seperti penyiksaan. 

 

Namun jika kita mampu melihat dan menganalisa kondisi sedari awal maka kita bisa menciptakan suasana latihan yang menyenangkan.Karena definisi berlatih bagi anak usia dini -remaja harusnya bergerak dengan senang. 

 

2. Fokus 


Dalam latihan ada detail-detail kecil yang memerlukan fokus. ada tehnik-tehnik yang perlu diperhatikan saat akan memulai sebuah gerakan. maka kita butuh Fokus yang baik. 

 

Setiap anak memiliki tingkat fokus yang berbeda. untuk anak usia 2 tahun, rentang konsentrasi idealnya adalah 4 hingga 6 menit, sedangkan 4 tahun delapan hingga 12 menit, 6 tahun 12 hingga 18 menit, dan 8 tahun di 16 hingga 24 menit.(halodoc)

 

namun dalam sesi latihan fokus anak bisa lebih panjang atau bahkan lebih pendek tergantung dari suasana berlatih hari itu. 

 

maka kita sebagai Coach, perlu membuat suasana latihan yang menyenangkan. dengan membangun suasana yang menyenangkan sedari awal maka anak akan lebih mudah fokus, ketika sudah fokus dengan benar maka anak akan mulai mencoba sebuah gerakan tersebut, dan jika dilakukan berulang maka gerakan tersebut akan dikuasai dan latihan akan menjadi menyenangkan. 

 

Biasanya jika anak bisa menguasai sebuah gerakan, maka anak akan merasa berhasil mencapai targetnya hari itu di latihan. dan biasanya anak akan mulai penasaran dengan gerakan selanjutnya.dengan begini maka ketertarikan anak kepada jenis latihan dan metode latihan akan terus berkembang dan menjadi sebuah kebiasaan yang menyenangkan. 

 

Karena memang sudah seharusnya Olahraga itu tidak hanya tentang kompetisi tetapi juga tentang bersenang-senang. 

 

3. Enjoy / Menikmati 


Salah satu rule saya dalam melatih adalah anak didik saya perlu menikmati apa yang mereka lakukan. Mereka perlu belajar memahami dan mencintai apa yang dilakukan saat berlatih. 

 

Hal ini penting agar anak tidak meremehkan apa yang mereka lakukan hari ini. 

 

yang sering saya lakukan, ketika saya meminta anak didik melakukan sebuah gerakan maka saya akan mencontohkan, dan setelahnya menjelaskan "mengapa" mereka perlu melakukan hal tersebut. Jika mereka masih kurang puas dengan penjelasan saya biasanya saya akan meminta mereka melakukan sembari saya betulkan dan menanyakan apa yang mereka rasa. 

 

apakah metode saya efektif? hampir 95% metode ini berhasil. Ketika anak memahami dan menyadari fungsi dari gerakan tersebut mereka cenderung lebih fokus dan berusaha untuk melakukan dengan benar. dan jika tidak puas biasanya mereka akan meminta saya memperhatikan detailnya. 

 

Hal ini penting. Jika anak menikmati latihan tersebut, maka akan tercipta suasana kompetisi yang sehat dalam latihan. bukan tentang mengalahkan temannya, melainkan tentang mengalahkan diri sendiri.

Bukan tentang "COACH SAYA TIDAK BISA" melainkan tentang "COACH SAYA MAU MENCOBA" dan kepuasan di wajah mereka ketika mereka berhasil melewati challenge tersebut. 

 

Tidak dipungkiri jika dalam sesi latihan selalu ada sesi yang tidak menyenangkan. Entah karena program latihan yang berat hari itu atau karena si anak tidak dalam kondisi yang baik, atau mungkin karena faktor non teknis lainnya. 

 

Disinilah peran Pelatih. menjadi teman dan motivator si anak. 

 

Prinsipnya Olahraga adalah tentang Kegiatan yang menyenangkan bagi anak usia dini - Junior. Tidak selalu tentang menang dan kalah. Target kompetisi, Menjadi yang terbaik saat kompetisi saja. melainkan kita (anak didik dan pelatih) Menciptakan suasana yang menyenangkan, yang membuat anak termotivasi menjadi versi terbaik dari dirinya. 

 

jika 3 point diatas dapat dilakukan. Seberat apapun program latihan akan dapat diselesaikan dengan baik. Percayalah ketika latihan itu dapat kita Pahami, dan nikmati maka kita akan mampu meningkatkan performa di arena. 

 

Latihan itu tidak hanya tentang program latihan yang berat, Pelatih yang "keras" atau suasana yang sengaja dibangun untuk mendisiplinkan anak. Tapi berlatih juga dengan "Pintar". 

 

REMEMBER NOT JUST WORK HARD, BUT ALSO WORK SMART. 

 

Olahraga itu tentang mengenal kemampuanmu, menggali potensimu, menikmati olahraga dan meningkatkan performamu. (Usanelies)





SSN Logo
Serafi Anelies
Halo, Ada yang bisa kami bantu? ...